Ketika pertama kali
mengunjungi pantai menganti kebumen.
Selain jaraknya yang
cukup jauh dari kota kebumen, jalan yang dilalui pun sangat extrim. Dimana jalan
berkelok- kelok naik turun, dengan tikungan terjal dan kanan kiri jalan
merupakan jurang. Tidak hanya itu saja, kondisi jalanan yang rusak dan
berlubang dimana- mana membuat perjalanan untuk mencapai pantai menganti
sungguh menguras tenaga. Butuh keberanian yang besar untuk bisa melalui jalan
ini. Dan karena ini merupakan satu- satunya akses jalan yang bisa dilalui, mau
tidak mau harus melalui jalan ini. Rasa was- was dan deg- degan saat berada
diatas kendaraanpun tidak ada hentinya. Butuh keberanian yang besar memang
perjalanan ini. Ditengah jalanpun aku hampir menyerah, karena semakin kedepan
medan yang dilalui semakin menegangkan. Tapi karena rasa ingin tahu, maka rasa
takut pun diabaikan. Tikungan demi tikungan dilalui, dan tanjakan demi tanjakan
dilalui, serta turunan terjal pun tidak terlewatkan untuk dilalui. Sungguh perjalanan
yang menakjubkan.
Dan sesampainya di
pantai menganti. Rasa lelah setelah melalui jalanan itu pun terbayar lunas
dengan keindahan yang disajikan di pantai menganti. Sungguuuh.. sungguh sangat
indah pantai ini. Sampai- sampai tidak ingin rasanya beranjak dari tempat ini. Pemandangannya
yang terlihat masih alami, air laut yang masih jernih, batu- batu karang yang
terlihat diantara air laut, perahu nelayan yang tertata rapi di tepi pantai. Serta
tebing- tebing yang berada di sepanjang tepi pantai yang terlihat sangat indah.
Disana aku hanya bisa berdecak kagum atas ciptaan Alloh ini. Syukurku bisa
menyaksikan keindahan yang Alloh sajikan. Walau harus bersakit- sakit dahulu
sebelum mendapatkan keindahan itu, tapi karna ada kemauan yang besar pastilah
keindahan yang kita impikan aka nada dihadapan kita.
Sesampainya dirumah,
aku termenung. Mengingat perjalanan yang telah dilakukan seharian itu. Untuk
mendapatkan keindahan sewajarnya kita bersusah- payah dahulu, berusaha dan
berdoa adalah kuncinya. Begitupun hidup, segala cobaan, hambatan, rintangan
yang ada dihadapan kita haruslah kita hadapi bukan kita hindari. Jika kita
menghindarinya, berarti kita tidak akan menemukan kebahagiaan yang ada di depan
sana. Tapi dengan menghadapinya, berarti kita melalui jalan dimana didepan
sudah menanti sebuah kebahagiaan.
Dan selalu ingatlah kepada
yang telah menciptakan kita Alloh Azza Wa Jalla, karena Alloh merupakan
sutradara kehidupan kita.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar