Minggu, 02 Desember 2012

Untuk Sebuah Keindahan



Ketika pertama kali mengunjungi pantai menganti kebumen.
Selain jaraknya yang cukup jauh dari kota kebumen, jalan yang dilalui pun sangat extrim. Dimana jalan berkelok- kelok naik turun, dengan tikungan terjal dan kanan kiri jalan merupakan jurang. Tidak hanya itu saja, kondisi jalanan yang rusak dan berlubang dimana- mana membuat perjalanan untuk mencapai pantai menganti sungguh menguras tenaga. Butuh keberanian yang besar untuk bisa melalui jalan ini. Dan karena ini merupakan satu- satunya akses jalan yang bisa dilalui, mau tidak mau harus melalui jalan ini. Rasa was- was dan deg- degan saat berada diatas kendaraanpun tidak ada hentinya. Butuh keberanian yang besar memang perjalanan ini. Ditengah jalanpun aku hampir menyerah, karena semakin kedepan medan yang dilalui semakin menegangkan. Tapi karena rasa ingin tahu, maka rasa takut pun diabaikan. Tikungan demi tikungan dilalui, dan tanjakan demi tanjakan dilalui, serta turunan terjal pun tidak terlewatkan untuk dilalui. Sungguh perjalanan yang menakjubkan.
Dan sesampainya di pantai menganti. Rasa lelah setelah melalui jalanan itu pun terbayar lunas dengan keindahan yang disajikan di pantai menganti. Sungguuuh.. sungguh sangat indah pantai ini. Sampai- sampai tidak ingin rasanya beranjak dari tempat ini. Pemandangannya yang terlihat masih alami, air laut yang masih jernih, batu- batu karang yang terlihat diantara air laut, perahu nelayan yang tertata rapi di tepi pantai. Serta tebing- tebing yang berada di sepanjang tepi pantai yang terlihat sangat indah. Disana aku hanya bisa berdecak kagum atas ciptaan Alloh ini. Syukurku bisa menyaksikan keindahan yang Alloh sajikan. Walau harus bersakit- sakit dahulu sebelum mendapatkan keindahan itu, tapi karna ada kemauan yang besar pastilah keindahan yang kita impikan aka nada dihadapan kita.
Sesampainya dirumah, aku termenung. Mengingat perjalanan yang telah dilakukan seharian itu. Untuk mendapatkan keindahan sewajarnya kita bersusah- payah dahulu, berusaha dan berdoa adalah kuncinya. Begitupun hidup, segala cobaan, hambatan, rintangan yang ada dihadapan kita haruslah kita hadapi bukan kita hindari. Jika kita menghindarinya, berarti kita tidak akan menemukan kebahagiaan yang ada di depan sana. Tapi dengan menghadapinya, berarti kita melalui jalan dimana didepan sudah menanti sebuah kebahagiaan.
Dan selalu ingatlah kepada yang telah menciptakan kita Alloh Azza Wa Jalla, karena Alloh merupakan sutradara kehidupan kita.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar